7 Langkah Mempersiapkan Pernikahan Hemat dan Berkesan

Pernikahan adalah sebuah peristiwa besar bagi setiap kehidupan individu manusia. Banyak orang berubah dengan pernikahan. Pernikahan adalah sebuah babak baru. Kisah baru. Cerita baru yang siap mengisi hari-hari.

“Pernikahan” adalah salah satu dari perjuangan cinta yang harus dibuktikan kepada pasangan. Maka tidak sedikit orang mendapat banyak ujian di hari-hari menjelang pernikahannya.

Yang ngerasa… pasti senyum senyum membaca tulisan di atas.

Sambil mengingat kembali. Arjuna membatin…, “Hehehe…. Betul juga… dulu waktu mau menikah banyak sekali cewek-cewek datang. Seolah-olah ingin menyatakan cinta. Minta dinikahi. Waduh….” (Hahaha…)

Cewek-cewek juga begitu. Ketika mau menikah banyak sekali kumbang-kumbang datang dengan berjuta janji. Mirip-mirip begitulah ceritanya… Jadi sempat bingung. Sempat menimbang. Jadi nikah nggak ya..?

Tertawa sendiri jadinya….

Yaa… begitulah ujian cinta.

Belum lagi ujian lainnya….

Mau nikah… dana pas-pasan… haduh…. Ini lebih banyak lagi yang tersenyum.

Ada lagi ujian mau pernikahan… mau nikah belum kerja. ←— ini sih lebih tepatnya alasan saja.

Ada lagi yang mau menambahkan… ujian menjelang pernikahan? Pokoke banyaklah ya..?

Back to Topic…

Inilah… 11 langkah mempersiapkan pernikahan.

Langkah adalah 1. Doa

Ya… Doa harus tambah dikuatkan. Baik secara kualitas maupun kuantitas. Jodoh itu ada yang ngatur, begitu kata orang. Bagi muslim, pengatur jodoh itu tentulah Allah.

Berapa banyak kisah, sudah mau menikah. Hari sudah di tentukan, tanggal telah di tetapkan. Catering pernikahan telah dipesan. Undangan telah disebar. Tinggal nunggu hari.

Tiba-tiba…..

Calon mempelai kecelakaan. Meninggal dunia. Duh… sedihnya… Semoga tidak terjadi pada kita semua.

Jadi doa itu penting. Jangan menyepelekan. Kita ini hanya sebatas menjalani.

Maka kalau sudah dekat dengan hari pernikahan maka jangan lengah dan lemah dalam berdoa. Semakin kuatkan doa dan usahanya. Apa saja yang dilakukan? Banyak pilihan. Kalau bisa lakukan semua. Semampunya…

1. Sholat hajat. Sholat hajat minta kepada Allah SWT supaya pernikahan berjalan lancar. Berkah. Semua bahagia. Diawal dan diakhir.

Doa nanti keluarganya menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah.

2. Banyak baca qurannya. Ingat 1 hurufnya Allah beri 10 kebaikan. Insya Allah nanti pernikahan dan keluarganya jadi banyak kebaikan.

3. banyak sholawat. Ini bentuk kecintaan kepada nabi. Insya Allah acara lancar. Urusan semua jadi mudah. Berkah.

4. Banyak sedekahnya. Alhamdulillah.. di Indonesia kita sudah biasa diajarkan berbagi. Bersedekah dengan adanya tradisi.

Biasanya menjelang acara pernikahan pemilih hajat akan undang-undang tetangga kanan kiri. Minta doa sekaligus mendoakan orang tua dan leluhur yang masih hidup lebih-lebih yang telah meninggal.

Mereka kumpulkan tetangga dan keluarga. Setelah selesai acara di bagikanlah makanan dan minuman. Pulangnya masih diberi nasi box, kue hantaran dll.

Ada juga yang memanggil anak yatim di panti asuhan. Dikumpulkan di rumah. Berdoa. Selesai itu makan dan minum. Pulangnya juga masih diberi amplop anak-anak yatimnya, kasih nasi box, kue hantaran, dll akan tambah mantap.

Langkah 2 Adalah… Diskusikan Dengan Keluarga Supaya Hemat 🙂

Yang langkah kedua adalah mendiskusikan rencana pernikahan dengan keluarga. Ini penting.

Semakin banyak anggota kelaurga yang bisa diajak diskusi semakin baik. Siapa tau banyak yang bisa membantu.

Tidak ada salahnya untuk jujur dengan anggaran pernikahan yang dimiliki kepada keluarga. Tentu akan banyak solusi ditemukan.

Misal keluarga adik kenal baik bagian catering pernikahan yang bisa dihubungi. Keluarga kakak kenal baik bagian fotografi dan dokumentasi yang baik. Dsb dsb….

Langkah 3 adalah…. Mulai Susun Daftar Harga Supaya Hemat

Harga yang akan dikeluarkan dan anggaran biaya secara detail lebih baik ketika disusun.

Anggaran catering pernikahan. Anggaran dokumentasi. Anggaran transportasi. Anggaran undangan dan souvenir. Anggaran kue hantaran.

Dsb….

Semakin rinci semakin baik… Bisa pilah pilih untuk berhemat

Jadi bisa lebih fleksibel ketika memilih apa saja yang dibutuhkan ketika pesta pernikahan.

Tidak perlu memaksakan diri terhadap hal-hal yang bersifat hanya sebagai pelengkap.

Ini perlunya mencatat daftar anggaran dan biaya.

 

Langkah ke 4… Menentukan Lokasi Pernikahan

Ini penting. Karena dapat menyangkut anggaran dan perencanaan lainnya.
Seperti banyaknya tamu yang akan diundang.

 

Langkah ke 5… Menentukan Jumlah Undangan

Setelah menentukan lokasi acara pernikahan saatnya untuk menentukan jumlah tamu yang akan diundang.

Buat daftarnya. Lebih detail lebih baik. Tamu akan diundang.
Dari pihak keluarga laki-laki. Dari pihak keluarga perempuan.
Dari pihak teman laki-laki. Dari pihak teman perempuan.
Dari tetangga laki-laki. Dari tetangga perempuan.
Dari teman kerja laki-laki. Dari teman kerja perempuan.
Dari teman sd smp sma kuliah dst….

Hahaha…

mulai capek ya ternyata….

Padahal baru langkah 5… Dah… ngopi dulu saja… minum minum ngemil-ngemil…

Langkah 6 adalah… Membuat Rundown Acara secara detail.

Lakukan prosesi acara pernikahan dalam satu hari. Ini akan membantu untuk menghindari biaya tak terduga dan lainnya.

Sebab itu penting untuk menyusun rundown acara. Semakin detail rundown acara akan semakin baik.

Langkah 7 adalah…. Pilih-Pilih Paket

Setelah membuat rundown acara secara detail. Berikutnya adalah pilih-pilih paket.
Banyak paket-paket pernikahan telah disajikan siap dipilih. Ada yang all in. ada yang menyiapkannya dalam paket-paket terpisah.

Tergantung selera…

Beberapa penyedia jasa ada yang sudah mencakup paket katering pernikakan, paket dekorasi, paket photo dan video, paket pakaian pengantin dan tata rias dsb…

Pilih paket sesuai dengan anggaran yang telah di siapkan di atas. Jangan berlebihan.

WA: Konsultasi Gratis
Klik Disini